Chats

النجاح

النجاح لن ينال إلا بتعب شديد و جهد عميق. الحصول على العلم يكون هدفا حقيقيا و إنما الشهادة ألا و هي مجرد الهدية. اهتموا و اعتنوا بهذا الكلام يا إخوة

Kesuksesan.

Kesuksesan tidak akan bisa tercapai kecuali dengan lelah yang begitu mendalam  serta kesungguhan yang sangat kuat. Mendapatkan suatu ilmu menjadi prioritas & goal utama kita. Sedangkan ijazah hanya sebatas bonus atas apa yang telah kita kerahkan dalam menuntut ilmu. Ingat dan perhatikan ucapan ini kawan-kawan.

Advertisements

Perjalanan menuju Universitas Impian

Ini sepenggal perjuangan sy menempuh cita-cita. Awal SMA kelas 1, sy sudah amat tertarik utk belajar di TimTeng (Timur Tengah/negara-negara Arab). Itu terlihat ketika guru sy jelasin tentang pelajaran ushul fiqih/bahasa arab. Dalam hati sy … Wah kok keren gtu ya ? Timbuh lah keinginan agar bisa belajar di sana ..

Berbagai cara sy tempuh, mulai belajar nahwu dan shorof (grammar), belajar mendengarkan orang arab bicara  di youtube, tanya-tanya dengan ustadz kata yg tidak tahu artinya. Karena waktu belajar bahasa arab di kelas yang begitu minim, sy belajar nahwu & shorof secara otodidak. Jadi sy mencari kitab terjemahan terus dipelajari di asrama. Mau ga mau sy harus menambah waktu belajar sy. Jadi ketika menemukan kesulitan, sy tanyakan di sekolah … 3 taun telah berlalu. Alhamdulillah setelah sy lulus dari Madrasah Mualllimin Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2012, saatnya meraih impian !.

(more…)

Aku Hanya Ingin Bersekolah (New)

sekolah-di-pedalaman

Oleh : Aziz Nur Ikhsan

Lantunan suara Al-Qur’an mendayu-dayu di sela-sela lorong asrama. Tanda adzan subuh sebentar lagi dikumandangkan. Sekumpulan ustadz berselendang sorban siap membangunkan para santrinya yang masih betah dengan selimut dan bantal. Entah “pulau” apa yang telah mereka buat tanpa disadarinya. Dedaunan yang diselimuti tetesan embun, suara ayam berkokok berpadu dengan katak melengkapi suasana pagi itu. Sungguh indah makhluk ciptaan Allah. Waktu sepagi itu mereka tak mau kalah dengan manusia, berdzikir mengingat Tuhannya.

Allahu Akbar .. Allahu Akbar..! Tepat pukul 4.30 pagi sang muadzinmengumandangkan suara “merdu”nya. Ribuan santri bangun dari mimpi indah mereka, tak terkecuali Jepri. Masih dihantui rasa kantuk, Jepri meyeret kedua kakinya menuju kamar mandi. Antrean seperti ular memadati sepanjang lorong kamar mandi. Jepri melihat Joni yang sedang menunggu antrean, lantas mendekatinya.

“Duuhh Jon, kenapa sih harus Pak Darmawan yang adzan. Denger aja suaranya, serak-serak gitu. Kaya ga punya muadzin lain aja pondok kita ini.” Jepri menutup sebelah telinganya.

“Ehh sembarangan aja kalo ngomong, gitu-gitu Pak Darmawan udah 20 tahun loh jadi muadzin tetap.” Joni menimpali.

Wajah Joni sedikit kesal atas ungkapan Jepri. Pak Darmawan merupakan salah satu orang yang mempunyai loyalitas tinggi di Pondok Al-Ishlah, Demak. Suara yang dilontarkannya tak bisa membohongi umurnya yang tua renta. Serak dengan cengkokan yang kurang pas di telinga. Tak sedikit warga pondok yang mengeluh karena hal ini. Tapi keputusan dari  Kyai Sholeh tidak dapat diganggu gugat. Bahwasanya Pak Darmawan akan menjadi muadzin tetap di pondok selama ajal belum menjemputnya. Tubuh beliau disokong dengan tongkat. Karena hanya gaji dari suaranya lah kehidupan bersama keluarganya bisa tercukupi. Maklum Pak Darmawan bersama istrinya rela mengasuh cucu semata wayangnya. (more…)

Bidadari Kecil Di Balik Jeruji Penjara Suci

Sungguh merupakan nikmat yang besar bisa menuntut ilmu di Negeri Seribu Menara. Ada dua metode dalam belajar di Al-Azhar. Metode kuliah pada umumnya dan metode talaqqi (menghadiri majelis ilmu dengan salah satu syeikh) di Masjid Al-Azhar. Dalam sehari kira-kira ada sekitar tiga maddah (mapel) yang akan diisi oleh duktur (dosen) yang super sekali ilmunya. Sayang kalo dilewatkan begitu saja dengan membolos kuliah. Karena bukan termasuk hal yanganeh lagi, sebagian mahasiswa Al-Azhar menghabiskan waktunya dengan hal yang kurang bermanfaat. Ga semua looh yaa, sebagian mahasiswa lainnya mempunyai motif lain meninggalkan kuliah. Diantaranya 20141207_153410mengikuti talaqqi di Masjid Al-Azhar atapun di madyafah (suatu tempat khusus untuk menimba ilmu). Karena absensi mahasiswa di bangku kuliah tidak dipermasalahkan oleh pihak universitas, mahasiswa mempunyai kewenangan penuh untuk mengikuti kuliah atau sebaliknya. Itulah perbedaan universitas di sini dengan di Indonesia :D. Solusinya kembali ke niat awal. Apakah tujuan jauh-jauh ke Mesir ?? Apakah untuk rekreasi atau menimba ilmu. Karena kita yang menuntut ilmu di sini, mau ga mau ketika sampai ke tanah air akan dihadapkan oleh permasalahan yang begitu kompleks dan harus dipersiapkan ilmunya dari sekarang. Ya sekali waktu, rekreasi boleh-boleh aja. Karena otak kita juga perlu istirahat. Lha wong  komputer saja perlu istirhat masa’ kita engga, ya tho ?? Itulah pentingnya proporsional dalam mengatur waktu. (more…)