Hang Out

Bedah Alam di Langit Mesir (2)

3. Laut Merah

Laut ini merupakan sejarah dimana nabi Musa membelah lautan ketika Raja Fir’aun mengejar nabi Musa. Terusan Suez menghubungkan Laut Merah (Mesir) dengan Laut Mediterania. Oh ya walaupun dinamai dengan Laut Merah bukan berarti lautnya warnanya merah, bukan :D. Sebenarnya sama seperti laut pada umumnya yang berwarna biru, kecuali ada orang yang nuangin tinta merah sebesar kapal Titanic, nah itu beda cerita hhe.

Seorang aATD_7827hli fisika dari Universitas Cambridge yang bernama Collin Humphreys yang juga seorang penulis The Miracle of Exodus mencoba memecahkan pertanyaan tersebut. Dia meakukan penjelajahan ke pusat Teluk Aqabah dan faktanya laut tersebut justru tidak berwarna merah melainkan berwarna biru sama seperti laut yang lainnya.

Dalam proses penelitian tersebut, dia menemukan sekumpulan alang-alang yang tumbuh subur berkat keberadaan air tawar disekitar tempat tersebut. Alang-alang dalam bahasa Inggris disebut dengan reed, tapi masyarakat setempat mengucapkannya red (merah). Karena keberadaan alang-alang tersebut di laut, maka dinamakanlah red sea (Laut Merah), padahal seharusnya the reed seas (Lautan Alang-alang).

Dalam pendapat lain, laut itu disebut dengan Laut Merah dikarenakan terkadang dipenuhi oleh bunga ganggang Cyanobacteria yang disebut Trichodesmium Erythaerum. Nah, setelah tanaman ini mati biasanya air laut berubah menjadi cokelat kemerahan. Tapi, dikarenakan warna tersebut tidak betul-betul melekat dengan air di seluruh lautan luas, maka tingkat kemerahannya bervariasi tergantung banyak atau tidaknya ganggang tersebut. (more…)

Bedah Alam di Langit Mesir (1)

Assalamu’alaikum kawan yang budiman … Kesempatan kali saya mau membahas negara yang baru saya singgahi untuk meraup ilmu, Mesir. Pesona mesir di mata orang awam sungguh menawan. Apalagi setelah menonton film AAC (Ayat-ayat Cinta) yang fenomenal dengan tokoh utama Fakhri pemuda tampan yang menjadi idaman para wanita ukheem. Serta film KCB (Ketika Cinta Bertasbih) yang menampilkan tokoh Azzam sang pembuat bakso cinta, dan bakso itu laku pas dijual di Indonesia. Secara global peradaban mesirbermula di sepanjang Sungai Nil sebagai pusat peradaban yang berkembang sejak zaman prasejarah. Dulunya  di lembah sungai tersebut hidup suatu bangsa yang mata pencahariannya bertani dan berternak.

peta-timtengSecara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Sinai di Asia. Mesir berada paling timur dari negara Afrika Utara lainnya dan paling dekat dengan Asia. Di sebelah utara Mesir adalah laut Tengah, di sebelah barat berbatasan dengan Libya, di selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah timur adalah laut Merah.

Dari segi makanan atau bahan pokok, semenjak dulu cenderung tidak berubah. Makanan sehari-hari mengandung roti atau gandum serta dilengkapi dengan sayur-sayuran berupa bawang merah, bawang putih serta acar. Sebut saja ‘isy makanan pokok orang2 Mesir. ‘Isy itu ibarat nasi bagi orang Indonesia. Apabila kita dalam sehari ga makan nasi layaknya kita belum makan sesuatu. Begitu juga bagi orang2 Mesir sendiri. Hidup mereka tergantung dengan‘isy.  Lauk pauk biasanya berupa daging sapi, ikan, ayam yang disajikan dengan cara direbus, digoreng atau dibakar. (more…)