Wara Wiri

Liburan?? Enaknya Menyelam di International Book Fair *Part2

Di uzbekiya inilah kita bisa mendapatkan “mutiara” buku

Itulah yang saya senangi di setiap momen. Gratisan. Namanya mahasiswa, memperjuangkan hidup dengan sebaik mungkin, walau hanya sekadar mencari gratisan. Seperti biasa kita mengantre sebelum memasuki area Book Fair. Antrean di Mesir merupakan antrean yang sangat membosankan. Kadang sebagian mereka menyerobot tanpa memperdulikan hak orang lain. Menyebalkan. Sering saya mengelus dada melihat tingkah laku mereka. Seakan genggaman tanganku ingin mendarat ke muka mereka. Mungkin mereka merasa tempat ini adalah milik mereka lantas berbuat semena-mena. Tapi apakah kita pantas diperlakukan demikian ? Saya rasa tidak. Hidup punya aturan meen. Antre ya antre.

Udara dingin menemani langkahku mengitari (more…)

Advertisements

KALAH berarti ‘Awal Kebangkitan’

IMG_20150302_164331

Tapi perjuangan kami belum pupus, walaupun pulang dengan hasil seri masih ada harapan pertandingan selanjutnya untuk meraup poin penuh. Hari pun silih berganti menunjukkan pergantian malam dan siang. Sungguh Allah menciptakan alam seisinya dengan segala rahasia yang terpendam. Hanya orang2 yang berilmu lah yang dapat mengetahui maksud dari penciptaan malam dan siang. Semua punggawa beranjak dari tempat duduk mereka, mempersiapkan atribut sepak bola. Sebagian menggerak-gerakkaan kepala,memutar-mutar badan, duduk termenung mengharap poin penuh, ada sebagian mengkonsumsi suplemen berupa pisang dan jeruk dan itu (pasti) saya :D. Udara pun bersahabat di pagi ini hingga tubuh kita merasa nyaman sembari menyongsong kemenangan perdana. Lawan kita yaitu KMB (Banten). Setelah melakukan warming-up (pemanasan) semua skuad berkumpul mendengarkan petuah dari pak manager. Sorotan tajam seluruh punggawa Walisongo menunjukkan tekad untuk meraup hasil maksimal. Doa bersama pun sudah menggema di arena pertandingan. Kepalan  tangan para punggawa sudah terpusat pada satu titik. Saling erat, saling padu, dengan tekad yang menggebu. WALISONGO !! YOO. Para pemain memasuki pos2 mereka. Kiper di dekat gawang dengan ditemani anak gawang yang jobnya ngambilin bola muntah hehe, gitu2 pekerjaan mulia. Siapa coba kalo ga ada yang mau ngambilin bola ?? Itulah tugas mulia mereka. Patut kita apresiasi.Dan kalo bisa nih FIFA membuat penghargaan bagi para anak gawang supaya mereka merasa diperhatikan. Ga cuma pemain aja yang pengen diperhatkan, anak gawang juga perlu hehe. Teng ,, tong …!! Eh salahh. Priiit !!! Peluit pertama tanda pertandingan baru saja dimulai. Seperti biasa kedua kubu saling memperebutkan si kulit bundar. Suara penonton tumpah ruah memadati isi stadion. Tanpa membutuhkan banyak waktu kami pun unggul lewat tendangan penalty setelah tangan lawan mencium si kulit bundar. Setelah itu momentum pun sudah bisa kami dapatkan. Dengan munguasai ball possession Walisongo FC merobek jala lawan dengan skor akhir 4-0. Alhamdulillah akhirnya kemengan sudah teraih. Puji syukur kehadirat Allah pun tak lupa kita sematkan dalam doa. Senyum ceria pun terlihat di  wajah para supporter dan skuad. (more…)

First kick : Awal Sebuah Sejarah dan Cita-cita

Assalamu’alaikum kawans, senang berjumpa lagi dengan pembaca yang budiman :D. Sudah tidak tahan dengan kelanjutan kisah beberapa waktu silam ? Sabar, Allah mencintai orang2 yang senantiasa bersabar. Sesuai janji saya, saya akan mengutarakan  ‘perjuangan’ sy dalam mengikuti turnamen ini. Bagi pembaca yang masih kebingungan, dapat membuka lagi lembaran2 kronologi yang sudah sy utarakan  beberapa hari yang lalu. Yaaps, menjadi pemain sepak bola itu ibaratnya seperti belajar konseling. Harus bisa memahami karakter kawan ataupun lawan hehe. Misal kalau kita sebagai striker (penyerang) face to face sama kiper lawan sedangkan dia ahli dalam bola atas dan lemah dengan bola2 bawah , tentu kita tidak mungkin menceploskan si kulit bundar pada bagian mistar atas. Yang kita cari kelemahan dia yaitu dengan menjebol gawang lewat tendangan bagian mistar bawah. Itulah maksud dari memahami karakter.

=========================================================

IMG_20150302_164331

This was one of my best moment in this year when i joined as a player in Walisongo FC. Thank all :). Next year we’ll get our trophy back 🙂

=========================================================

Back to the story. Sepak bola = perjuangan. Yap, latihan fisik dengan berlari2 lapangan pun sy ikuti *meski di hati sy mengeluh kok ga selesai2 larinya hha .. capeknya* sampe balapan lari sampe gendong-gendong orang  *udah seperti hukuman siswa yang telat sekolah plus ga ngerjain pe er. Akhirnya tiba saatnya pertandingan uji coba melawan tim dari Padang yang notabenenya menjadi jawara pada ajang Sumatera Cup (saudaranya Jawa Cup :D). Dengan mental yang sudah dipersiapakan dengan matang sy pun menunggu di bangku cadangan. Maklum tradisi di tim Walisongo, bagi pemain yang baru menjalani debut di tahun pertama akan mendapatkan jam terbang lebih sedikit dibanding pemain yang lebih senior (pemain yang masuk lebih dulu dibanding pemain yang baru masuk). Di tim Walisongo ini pun sy belajar kesabaran, kesabaran dalam menunggu waktu. Dan tentunya bukan saya saja yang mengalami hal ini. Pengalaman yang serupa juga dialami pemain yang lebih senior so … ga usah sedih apalagi menangis *ga nangis cuma di situ kadang saya merasa sedih. Never mind !!! Toh pada saatnya kita akan bermain. (more…)

Jawa Cup Mesir : ‘Panggilan’ yang terjawab

Pamflet IIIAssalamu’alaikum guys .. Tulisan kali ini ane mau membahas tentang dunia bola *tau bola kan ya ? itu lo yang suka berpetualang lantas menemukan berbagai inovasi di dunia luar 😀 (bolang kui mbaah). Di taun 2015 kali ini alhamdulillah sy tergabung dalam sebuah tim yang bernama Walisongo FC. Oh ya bagi yang belum tahu sy mau berkisah sedikit profil tim Walisongo FC. Jadi gini,di Mesir sy terdaftar sebagai anggota KSW (Kelompok Studi Walisongo). KSW merupakan sebuah kekeluargaan yang dihuni oleh para pelajar dan mahasiswa dari Jawa Tengah dan Yogyakarta. Nah ceritanya guys, Walisongo FC ini merupakan klub kebanggaan warga KSW yang notabenenya merupakan tim di ajang perhelatan Jawa Cup. Jawa Cup ini diikuti oleh sejumlah tim dari Jawa dan Madura. Kualitas dari Tim Walisongo FC  ga perlu diragukan lagi mas bro dan mb broo. Kok bisa ? apa sih yang ga bisa di dunia ini hehe. Selama Allah berkehendak apapun yang ada di dunia ini bisa terjadi.  Dari 9 kali perhelatan Jawa Cup yang digelar di kalangan Masisir (Mahasiswa Indonesia yang berada di Mesir), KSW sukses ‘mecuri’ 8 trophy meen masyaa allah. Sayang pada turnamen Jawa Cup III, prestasi KSW sedikit ‘ternodai’ karena hanya bisa duduk di posisi runner-up. Uniknya lagi nih sobat semua, Walisongo FC mempunyai pasukan yang loyal mendukung tim kesayangannya. Mau tau namanya ? jangan kaget ya pas denger. Tarik napas dulu yang dalam dari hidung, hembuskan lewat telinga .. upps salaaah, lewat mulut maksudnya. Jreeeng .. Laskar Semar Mendem. Yap itulah nama yang tersemat bagi para supporter tim Walisongo FC. (more…)

Introducing Myself

cropped-img_20140514_093653.jpg

Assalamu’alaikum ikhwan, akhwat, pakdhe, mbokdhe, rencang-rencang, arek-arek sedoyo beserta seluruh makhluk yang ada di alam semesta. Perkenalkan sy disini yang nulis di blog ini (ya iyalah 🙂 , masa’ punya nya pak SBY hehe). Alasan sy nulis blog tentunya ingin share berbagai ilmu, pengalaman serta sebagai sarana dakwah *asyeek. Dulu sih sempet buat blog tapi karena lama ga diisi lambat laun jadi lumutan dan pada akhirnya .. ga tau deh. Terlahir 20 tahun silam dengan nama

yang keren nan menggelora pemberian orangtuaku yang tercinta (dan sesuai akte tentunya) yaitu … mau tau ga ? bayar dulu yo ? haha, tanpa berpanjang lebar, nama (asli) sy Aziz Nur Ikhsan. Saya merupakan anak pertama (anak barep dalam tradisi jawa) dari tiga bersaudara. Lahir dan terdampar di kota impian semua orang : Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Perlu diketahui guys, banyak diantara sohib2 ane yang dari luar Jawa  gatau klaten itu mana ? jelas2 deketnya Jerman (jejere kauman/sebelah kauman *kauman salah satu nama desa di tempat saya) masa pada kaga tau hehe. Harus sy kasih embel2 Jateng dulu, baru mereka pada ngeh. So… aku menyematkan julukan “kota terselubung” untuk kota kelahiranku, kenapa ?? Di samping kotanya sangat kecil (walaupun kecil tapi berkualitas orang2nya ukhuuk 😀 ), Klaten merupakan kota singgahan bagi para pengendara transportasi dari arah Jogja menuju Solo atau sebaliknya. Beraneka ragam kuliner atau tempat pariwisata pun tak lepas dari mata-mata pengunjung yang sempat melewati Kota Klaten. Mau tau keindahannya ? cari aja infonya sama mbah sy, mbah google S.pd hehe. Oh ya hobi sy ga jauh2 dari kebanyakan laki2 pada umumnya, main bola/futsal, nonton bola, main pes juga bisa. (more…)