Drama Dibalik Kudeta Gagal di Turki

Sustainable Hopes

Hari Jumat (15/7) menjelang dini hari, saya baru saja balik ke kamar dari sarang pengasingan (calisma odasi), area favorit saya sejak Ramadhan kemarin. Buku-buku, draft thesis, hingga jurnal saya biarkan ‘berserakan di sana’. Sejak urusan di lab selesai, saya memilih tempat tersebut sebagai pelarian *halah*, selain ber-AC dan nyaman untuk belajar, juga ada mushala tempat anak-anak asrama shalat berjamaah.

Ketika membuka pintu kamar, ternyata di dalam kamar sudah ada empat orang. Seorang roomate saya bersama ketiga kawannya yang lain. Mereka sedang bermain kartu.

Sebagai orang yang sedikit mengerti beberapa jenis permainan kartu (termasuk kartu Uno yang lagi ngetren sekarang) tentu saya ikut nimbrung melihat keasyikan mereka main kartu. Mereka memainkan fistcode (tidak tau pengejaan aslinya soalnya dalam bahasa persia) sebuah permainan kartu tarot yang cukup terkenal di negara-negara berakhiran -stan. 10 menit mengamati, akhirnya saya mengerti permainan tersebut. Hingga kemudian saya ikut ambil bagian.

Baru sempat memenangi beberapa kali permainan…

View original post 661 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s