Month: July 2016

Mendikbud Baru

13876359_10206890240562865_9195816763209456196_n

Bersama Prof. Dr. Muhadjir Effendy (Jajaran Ketua PP Muhammadiyah & mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang

Selamat kepada Pak Muhadjir Effendy yang diamanahi menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menggantikan Anies Baswedan. Semoga bisa menjalankan kinerja dan amanah dengan baik.

Selain menduduki jabatan sebagai rektor di UMM sebanyak 3 kali periode, 2000-2004, 2004-2008, 2008-2016, beliau juga menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015-2020.

Beliau meraih gelar sarjana di IKIP Malang tahun 1982, kemudian merengkuh gelar Magister di UGM Jogja tahun 1996, dan melanjutkan hingga jenjang doktor di Universitas Airlangga (Unair).

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan bahwa pengangkatan Muhadjir sebagai menteri oleh Presiden Joko Widodo (more…)

Embah

20140812_092117[2]Seperti biasa, setiap tahunnya Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta mengirim santri2nya di bln Romadhon untuk dikirim ke berbagai tempat, guna menyebarkan dakwah dan sebagai sarana perkaderan. Program Muballigh Hijrah.

Sekitar tahun 2010’an, kebetulan sy ditempatkan di daerah Maos, Cilacap. Tepatnya di desa Panisihan. Sy bertempat di Masjid Panisihan. Alhamdulillah dsini sy bertemu dengan warga-warga yg ramah, saling tegur sapa. Salah satu yg paling dekat adalah mbah Purnomo *yg ada di foto. Masya Allah, beliau sudah sy anggap seperti mbah sendiri, krn mbah kandung dr pihak ibu & bapak sdh tidak ada. Walaupun umurnya sdh senja, beliau selalu enerjik dlm beraktifitas. Dalam ibadahnya, mengurus suami, cucu dan lain
sebagainya. Jadi kalau sy mau apa2, beliau bilang “Pokoknya panggil aja embah ga usah malu2.” Kadang kalau mandi sy numpang d rumah embah, krn kamar mandi masjidny kecil 😀 . Biasanya kalau waktu sahur tiba, beliau sering ngetok2 pintu bangunin saya. (more…)

Drama Dibalik Kudeta Gagal di Turki

Sustainable Hopes

Hari Jumat (15/7) menjelang dini hari, saya baru saja balik ke kamar dari sarang pengasingan (calisma odasi), area favorit saya sejak Ramadhan kemarin. Buku-buku, draft thesis, hingga jurnal saya biarkan ‘berserakan di sana’. Sejak urusan di lab selesai, saya memilih tempat tersebut sebagai pelarian *halah*, selain ber-AC dan nyaman untuk belajar, juga ada mushala tempat anak-anak asrama shalat berjamaah.

Ketika membuka pintu kamar, ternyata di dalam kamar sudah ada empat orang. Seorang roomate saya bersama ketiga kawannya yang lain. Mereka sedang bermain kartu.

Sebagai orang yang sedikit mengerti beberapa jenis permainan kartu (termasuk kartu Uno yang lagi ngetren sekarang) tentu saya ikut nimbrung melihat keasyikan mereka main kartu. Mereka memainkan fistcode (tidak tau pengejaan aslinya soalnya dalam bahasa persia) sebuah permainan kartu tarot yang cukup terkenal di negara-negara berakhiran -stan. 10 menit mengamati, akhirnya saya mengerti permainan tersebut. Hingga kemudian saya ikut ambil bagian.

Baru sempat memenangi beberapa kali permainan…

View original post 661 more words