Adebayor – Mengapa Aku Memilih Islam ?

muslimdaily_2015-08-06_00-48-53

Para penggemar sepak bola Eropa tentunya tidak asing dengan Zinedine Zidane, Frank Ribery, Frederic Kanoute dan sejumlah nama lainnya ( Adnan Januzaj, Marouane Fellaini 🙂 ) . Ya itulah sebagian nama pemain sepak bola yang beragama Islam. Mereka meyakini bahwa Islam dapat memberi power dalam nafas kehidupannya. Sebut saja Frank Ribery, dia mengakui bahwa Islam adalah sumber kekuatannnya di dalam dan di luar lapangan. Terutama ketika ia sempat mengalami masa sulit dalam karir dan ia menemukan Islam yang memberi kedamaian

Baru-baru ini, mantan pemain Arsenal, Real Madrid, City telah masuk Islam.Inilah 13 alasan yang diungkapkan oleh Emmanuel Adebayor sehingga ia memutuskan untuk memeluk Islam.

IG : @e_adebayor

1 .Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) mengajarkan bahwa hanya ada satu Tuhan dan hanya Tuhan yang harus disembah seperti yang diajarkan dalam Daud 6:4, Markus 12:29. Muslim juga meyakini hal ini seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an Surah ke 4:171.

2. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) tidak makan daging babi seperti yang diajarkan dalam Leviticus 11:7, dan Muslim juga tidak makan daging babi seperti yang diajarkan dalam ayat Al-Qur’an surah ke 6:145.

3. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) disambut dengan kata-kata “Assalaamu alaikum” (Damai sejahtera untuk kamu) dalam Yohanes 20:21. Muslim juga saling menyapa dengan cara ini.
4. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) selalu mengatakan “Insyaa Allah“, Muslim juga mengatakan ini sebelum melakukan sesuatu seperti yang diajarkan dalam Al Qur’an ayat 18: 23-24.

5. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) mencuci muka, tangan, dan kaki sebelum berdoa. Kaum Muslim melakukan hal yang sama.

6. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) dan nabi-nabi yang lain dalam Al-Kitab berdoa dengan kepala mereka sujud ke tanah (lihat Matthew 26:39). Muslim juga melakukan ini seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an ayat 3:43.

7. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) berjenggot dan memakai jubah. Hal ini merupakan Sunnah bagi pria Muslim.

8. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) mengikuti hukum dan percaya kepada semua nabi, (lihat Matius 5:17). Muslim melakukan hal ini juga seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an ayat 3:84 dan 2: 285.

9. Ibu Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam), Maryam, berpakaian sederhana dengan sepenuhnya menutupi tubuhnya dan mengenakan kerudung seperti yang ditemukan dalam Timothy 2:9, Genesis 24:64-65, and Corinthians 11:6. Muslimah juga berpakaian demikian sama seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an ayat 33:59.
10. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam), dan nabi lainnya dalam Al-Kitab berpuasa hingga 40 hari (lihat Exodus 34:28, Daniel 10:2-6. 1 Kings 19:8, dan Matius 4:1. Muslim juga melakukannya selama sebulan. Di bulan Ramadan Muslim diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh (lihat Al-Qur’an 2:183), dan kemudian dilanjutkan puasa sunnah Syawal selama 6 hari untuk meningkatkan pahala mereka.

11. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam), mengajarkan untuk mengatakan “Kedamaian untuk rumah ini” ketika memasukinya (lihat Lukas 10:5), dan juga menyapa orang-orang di rumah dengan “damai sejahtera untukmu”. Muslim melakukan apa yang Yesus lakukan dan ajarkan. Ketika memasuki rumah kami dan rumah orang lain kita mengatakan “Bismillah” dan juga menyapa dengan “Assalaamu’alaikum” (kedamaian atas kalian) seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an ayat 24:61.

12. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) dikhitan (disunat). Khitan adalah salah satu dari 5 fitrah dalam Islam, sehingga orang-orang Muslim diwajibkan untuk dikhitan. Menurut Al-Kitab dalam Lukas 2:21, Yesus berumur delapan hari ketika ia disunat. Dalam Taurat, Allah menyatakan kepada Nabi Ibrahim (Shalallahu Alaihi wa Salaam) bahwa itu adalah “perjanjian yang kekal” (lihat Kejadian 17:13). Dalam Al-Qur’an ayat 16:123 Muslim diwajibkan untuk mengikuti ajaran Ibrahim. Nabi Muhammad (ﷺ) berkata,“Nabi Ibrahim mengkhitan dirinya sendiri ketika ia berusia delapan puluh tahun. “(lihat shahih hadits Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

13. Yesus (Nabi Isa Alaihi Salaam) berbicara dalam bahasa Aram dan menyebut Allah “Elah”, yang diucapkan sama dengan “Allah”. Aram adalah bahasa Al-Kitab kuno. Ini adalah salah satu bahasa Semit yang juga termasuk bahasa Ibrani, Arab, Ethiopia dan bahasa Assyria serta Akkadia, Babilonia kuno. Bahasa Aram “Elah” dan Arab “Allah” adalah sama.

Source : @muslim.dialy & arrahmah

Advertisements

2 comments

  1. Luar biasa, memang barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah, maka tak seorang pun yang mampu membelokkannya, begitu juga sebaliknya. Tulisan yg bagus.
    Salam kenal dari Lombok, ditunggu kunjungan baliknya 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s