Bedah Alam di Langit Mesir (1)

Assalamu’alaikum kawan yang budiman … Kesempatan kali saya mau membahas negara yang baru saya singgahi untuk meraup ilmu, Mesir. Pesona mesir di mata orang awam sungguh menawan. Apalagi setelah menonton film AAC (Ayat-ayat Cinta) yang fenomenal dengan tokoh utama Fakhri pemuda tampan yang menjadi idaman para wanita ukheem. Serta film KCB (Ketika Cinta Bertasbih) yang menampilkan tokoh Azzam sang pembuat bakso cinta, dan bakso itu laku pas dijual di Indonesia. Secara global peradaban mesirbermula di sepanjang Sungai Nil sebagai pusat peradaban yang berkembang sejak zaman prasejarah. Dulunya  di lembah sungai tersebut hidup suatu bangsa yang mata pencahariannya bertani dan berternak.

peta-timtengSecara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Sinai di Asia. Mesir berada paling timur dari negara Afrika Utara lainnya dan paling dekat dengan Asia. Di sebelah utara Mesir adalah laut Tengah, di sebelah barat berbatasan dengan Libya, di selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah timur adalah laut Merah.

Dari segi makanan atau bahan pokok, semenjak dulu cenderung tidak berubah. Makanan sehari-hari mengandung roti atau gandum serta dilengkapi dengan sayur-sayuran berupa bawang merah, bawang putih serta acar. Sebut saja ‘isy makanan pokok orang2 Mesir. ‘Isy itu ibarat nasi bagi orang Indonesia. Apabila kita dalam sehari ga makan nasi layaknya kita belum makan sesuatu. Begitu juga bagi orang2 Mesir sendiri. Hidup mereka tergantung dengan‘isy.  Lauk pauk biasanya berupa daging sapi, ikan, ayam yang disajikan dengan cara direbus, digoreng atau dibakar.

tamiahbilbet

 

Terlihat ‘isy berpadu dengan acar

Mata pencaharian di mesir bermacam-macam. Ada yang berprofesi sebagai guru, pedagang, karyawan di kantor dan lain sebagainya. Karena anak-anak disana tidak diwajibkan untuk belajar di usia dini seperti di Indonesia banyak diantara mereka membantu orang tuanya bekerja di pasar, menjadi kuli bangunan bahkan menganggur karena sulit mendapat mata pencahariaan. Di Mesir terutama di kota Kairo merupakan kota yang paling padat penduduknya serta paling rame kendaraanya. Bagaimana tidak ?? 97% kendaraan roda empat mendominasi transportasi di negara ini sedangkan 3% dimiliki kendaraan beroda dua. Belum lagi kalo mereka markir sembarangan. Setengah dari ruas jalan mereka pakai untuk tempat parkir. Gimana ga macet kalo keadaannya kaya gini. Belum lagi kalo ada percekcokan para pengemudi. Yang paling sering ya supir bus umum. Masalahnya sepele, selip-selipan untuk nerobos jalan dan yang aneh kaga ada yang mau ngalah. Setelah itu barulah ‘perang’ terjadi. Adu mulut tidak dapat dihindarkan lagi dan mereka ga tanggung2. Di tengah jalan coba debatnya. Apalagi kalo memakan waktu lama. Klakson kendaraan terdengar dari semua penjuru hingga memekakkan gendang telingan. Tapi ingat disini cuma adu mulut saja sedangkan tangan serta kaki mereka hanya diam seribu bahasa. No contact !! Kalo di indo mungkin parang sudah dilempar ke mana-mana. Dan anehnya lagi setelah usai adu mulut seakan-akan percekcokan tadi itu tidak pernah terjadi. Hening kembali. Seperti sedia kala.

Dari segi arsitektur, Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Sphinx. Terdapat juga peradaban di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

Dari segi ekonomi, Mesir sangat tergantung pada pertanian, media, ekspor minyak bumi, ekspor gas alam, dan pariwisata, terdapat pula lebih dari tiga juta orang Mesir bekerja di luar negeri, terutama di Arab Saudi, Teluk Persia dan Eropa

Nah tempat wisata di Mesir yang sering dikunjungi oleh warga indo ada beberapa wahana, seperti :

1. Piramid dan Sphinx

Ada lebih dari 80 piramid di Mesir, dan piramida yang terbesar adalah Piramida Agung Giza dan Sphinx Agung adalah shpinx yang terbesar. Sphinx yaitu p684-piramida-cheopsaatung singa berkepala manusia. Sampai sejauh ini pun kaki sy belum pernah mencium tanah giza. Ya mungkin saking sibuknya kuliah :p. Padahal tempo yang ditempuh dari daerah domisili sy ke Giza ga makan waktu banyak cuma 3 jam. Masa-masa liburan pun waktu yang pas untuk mengadakan tour ke pyramid bagi masisir (mahasiswa Indonesia di Mesir) sebagai ‘obat mujarab’ memulihkan kinerja otak setelah ujian semester.

2. Alexandria

Merupakan kota terbesar kedua di Mesir dan salah satu kota paling terkenal di dunia. Terdapat salah satu perpustakaan terbesar di Afrika. Perpus ini sungguhIMG_20140524_072907 luar biasa megahnya. Kalo di hotel seperti hotel berbintang 5 lah. Bertingkat-tingkat dan dipenuhi dengan rak-rak beserta bukunya. (Yo jelas mass namanya saja perpus, masa mau dipajang ikan cupang ) 😀 hehe.

*Buku didominasi ilmu science, teknologi, serta pengetahuan umum*

 

 

 

Terdapat pula Benteng Qaitbay. Benteng ini salah satu ikon terkuat untuk menarik perhatian para pengunjung. Kalo belum foto di benteng ini belum bisa dIMG_20141005_104805ikategorikan ‘daftar pengunjung’. Walaupun faktanya sudah berkunjung. Di sepanjang benteng ini disusuri gulungan ombak pantai yang super indah.  Ada pula sedikit kuliner yang bisa kita nikmati berupa jagung bakar. Tapi ga ada rasanya, hambar lah. Ga kaya di indo ada rasa barbeque dan kawan-kawannya. (Bersambung)

*Terdapat kapal-kapal yang siap mengantar kita mengelilingi wahana benteng*

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s