Jawa Cup Mesir : ‘Panggilan’ yang terjawab

Pamflet IIIAssalamu’alaikum guys .. Tulisan kali ini ane mau membahas tentang dunia bola *tau bola kan ya ? itu lo yang suka berpetualang lantas menemukan berbagai inovasi di dunia luar 😀 (bolang kui mbaah). Di taun 2015 kali ini alhamdulillah sy tergabung dalam sebuah tim yang bernama Walisongo FC. Oh ya bagi yang belum tahu sy mau berkisah sedikit profil tim Walisongo FC. Jadi gini,di Mesir sy terdaftar sebagai anggota KSW (Kelompok Studi Walisongo). KSW merupakan sebuah kekeluargaan yang dihuni oleh para pelajar dan mahasiswa dari Jawa Tengah dan Yogyakarta. Nah ceritanya guys, Walisongo FC ini merupakan klub kebanggaan warga KSW yang notabenenya merupakan tim di ajang perhelatan Jawa Cup. Jawa Cup ini diikuti oleh sejumlah tim dari Jawa dan Madura. Kualitas dari Tim Walisongo FC  ga perlu diragukan lagi mas bro dan mb broo. Kok bisa ? apa sih yang ga bisa di dunia ini hehe. Selama Allah berkehendak apapun yang ada di dunia ini bisa terjadi.  Dari 9 kali perhelatan Jawa Cup yang digelar di kalangan Masisir (Mahasiswa Indonesia yang berada di Mesir), KSW sukses ‘mecuri’ 8 trophy meen masyaa allah. Sayang pada turnamen Jawa Cup III, prestasi KSW sedikit ‘ternodai’ karena hanya bisa duduk di posisi runner-up. Uniknya lagi nih sobat semua, Walisongo FC mempunyai pasukan yang loyal mendukung tim kesayangannya. Mau tau namanya ? jangan kaget ya pas denger. Tarik napas dulu yang dalam dari hidung, hembuskan lewat telinga .. upps salaaah, lewat mulut maksudnya. Jreeeng .. Laskar Semar Mendem. Yap itulah nama yang tersemat bagi para supporter tim Walisongo FC. Awalnya sih sy juga sampe pegang2 jidat sambil muter otak, sejak kapan si Semar yang merupakan sosok bijaksana, baik hati dan tidak sombong bisa mendem ?? haha. Lha wong gerak aja harus dibantu sama mas Dalang. (Dalam istilah jawa mendem bermakna mabok). Kalau kawan2 penggemar kuliner pasti tau makanan semar mendem. (Semar mendem : sejenis lemper yang tidak dibalut dengan daun. Sebagai pembalutnya, digunakan semacam dadaran atau crepe yang terbuat dari campuran telor dan tepung terigu yang dipanaskan dengan cepat sehingga bentuknya memadat). Eitts bukan berati saya penggemar kuliner ya ? itu tadi ga sengaja googling eh ternyata ada nama makanan semar mendem, baru tahu juga saya haha. Ya begitulah terima saja yang penting ga mendem betulan. Lanjut gaan, ceritanya nih *dari tadi cerita trus ? hha emang edisi kali ini khusus cerita, pelatih tim Walisongo mengajak saya untuk bergabung dalam skuad Walisongo. Dulu awal kedatangan sy di Mesir tahun 2012 sempet diajak juga tapi waktu itu sy memutuskan untuk tidak mengambil ‘job’ itu disebabkan beberapa hal salah satunya pengen fokus dulu dalam kuliah dan belajar *asyeek rajin amat ya ? padahal sih ya ga rajin2 amat tapi ya berusaha untuk selalu lebih rajin :p. Back to story .. akhirnya setelah berfikir sejenak sy mengambil tawaran itu. Motivasi sy ialah ingin menjadi bagian dari sejarah klub Walisongo yang mempunyai identitas sebagai jawara di daratan Jawa dan Madura. But the way is not going to be easy. Struggle must be needed all the time. (Bersambung)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s