Month: March 2015

TIKET KE-3 !!!

712843022681386985_213085650

Hidup di dunia ini terbagi menjadi tiga bagian. Sama halnya dengan naik kereta, kita mempunyai tempat pemberhentian masing2 tempat. Jadi tiket kita terbagi menjadi tiga tempat. Ketika mulai perjalanan, kita diberi satu tiket. Ketika kita masih di rahim ibu kita tanpa adanya kesadaran sama sekali, ini salah satu journey (perjalanan) dalam hidup kita. Dan ketika kita sudah terlahir di muka bumi ini dengan secercah cahaya, satu tiket kita sudah sobek & terbuang !! Kita ga pernah mendapatkan tiket kita kembali, No refunds !! That ticket is gone! That part of the journey is over ! Kita ga mungkin kembali lagi ke rahim ibu kita. Ini merupakan perjalanan one-way. So kita memulai kehidupan berawal dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, de es te, sampe akhirnya kita bertemu dgn kematian. Death and the grave ! Ketika kita meninggalkan dunia, itu merupakan momen dimana tiket yang lain juga sudah terbuang. Kita ga bisa kembali ke dunia ini. (more…)

KHAFÎ, MUSYKIL, MUJMAL dan MUTASYÂBIH

Oleh : Aziz Nur Ikhsan

 

*Baca juga tentang KHAS . Klik link di bawah 👇

https://repenttoallah.wordpress.com/2015/03/16/ushul-fiqih-khas/

*Baca juga tentang Hukum Taklifi. Klik link di bawah 👇

https://repenttoallah.wordpress.com/2017/02/18/hukum-taklifi/

 

Lafal dari segi ketidakjelasan pada dalalahnya terbagi menjadi empat bagian yaitu : khafî, musykil, mujmal dan mutasyâbih

A. Khafî

  1. Definisi

Wahbah Zuhaili dalam bukunya Ushûl al-Fiqh al-Islamî memaparkan bahwa khafî (الخفي) adalah sesuatu yang maksudnya tersembunyi yang disebabkan oleh faktor lain bukan dari segi shîghah dan tidak dapatdiketahui kecuali dengan sebuah tuntutan atau permintaan.[1] Sedangkan dalam kitab Ushûl al-Fiqh al-Ladzi La Yasa’u al-Faqîh Jahluh didefinisikan bahwa  khafî ialah nama untuk sesuatu yang maknanya serupa dan maksudnya tersembunyi oleh suatu faktor di dalamnya terdapat shîghah yang tidak bisa diperoleh maknanya kecuali dengan tuntutan atau permintaan.[2] Lafal khafî sebenarnya dari segi lafalnya menunjukkan arti yang jelas namun dalam penerapan atau aplikasi artinya terdapat kesamaran.

  1. Contoh

Contoh pada lafal pencuri  (السَّارِقُ)  pada surat al-Mâidah ayat 38 :

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Artinya : “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Pencuri yaitu orang yang mengambilsuatu harta orang lain secara sembunyi. Tetapi dari segi dalalahnya terhadap orang yang dianggap seorang pencuri itu terdapat sesuatu hal yang tersembunyi. Dengan kata lain, lafal “pencuri” itu mempunyai satuan arti (afrad) yang banyak, yaitu pencopet, perampok, pencuri barang kuburan. Misalnya seorang pencopet yaitu orang yang mengambil harta milik orang lain dengan tangan terbuka dengan skill yang mumpuni dan terampil. Dari segi sifat pencopet dan perampok memiliki sebuah perbedaan karena pencopet memiliki kelebihan sifat daripada pencuri yaitu keberanian serta skill yang mumpuni. Contoh lain yaitu nabâsy (pencuri kain kafan atau barang kuburan). Nabâsy disini termasuk lafal khafî yang memiliki kekurangan dari segi sifat. Karena barang yang dicuri berupa kain kafan yang notabenenya tidak diminati banyak orang. (more…)

Bedah Alam di Langit Mesir (2)

3. Laut Merah

Laut ini merupakan sejarah dimana nabi Musa membelah lautan ketika Raja Fir’aun mengejar nabi Musa. Terusan Suez menghubungkan Laut Merah (Mesir) dengan Laut Mediterania. Oh ya walaupun dinamai dengan Laut Merah bukan berarti lautnya warnanya merah, bukan :D. Sebenarnya sama seperti laut pada umumnya yang berwarna biru, kecuali ada orang yang nuangin tinta merah sebesar kapal Titanic, nah itu beda cerita hhe.

Seorang aATD_7827hli fisika dari Universitas Cambridge yang bernama Collin Humphreys yang juga seorang penulis The Miracle of Exodus mencoba memecahkan pertanyaan tersebut. Dia meakukan penjelajahan ke pusat Teluk Aqabah dan faktanya laut tersebut justru tidak berwarna merah melainkan berwarna biru sama seperti laut yang lainnya.

Dalam proses penelitian tersebut, dia menemukan sekumpulan alang-alang yang tumbuh subur berkat keberadaan air tawar disekitar tempat tersebut. Alang-alang dalam bahasa Inggris disebut dengan reed, tapi masyarakat setempat mengucapkannya red (merah). Karena keberadaan alang-alang tersebut di laut, maka dinamakanlah red sea (Laut Merah), padahal seharusnya the reed seas (Lautan Alang-alang).

Dalam pendapat lain, laut itu disebut dengan Laut Merah dikarenakan terkadang dipenuhi oleh bunga ganggang Cyanobacteria yang disebut Trichodesmium Erythaerum. Nah, setelah tanaman ini mati biasanya air laut berubah menjadi cokelat kemerahan. Tapi, dikarenakan warna tersebut tidak betul-betul melekat dengan air di seluruh lautan luas, maka tingkat kemerahannya bervariasi tergantung banyak atau tidaknya ganggang tersebut. (more…)

Bentengi Virus ‘Dunia’dengan Antivirus ‘Akhirat’

Sobat semua penggemar Sepak Bola Premier League Inggris ??? Ga usah repot-repot beli tiket pesawat tinggal tekan channel remote kita sudah menikmati aura bola Inggris yang begitu eksotis. Memang teknologi seakan-akan menjadi “obat mujarab” dari segala ketidakmungkinan menjadi mungkin. “Cz, nothing is impossible !” . Bukan suatu jaminansegala kebutuhan bisa terpenuhi dgn teknologi layaknya kantong ajaib si master dorayaki, tapi teknologi hanya sekedar memudahkan bukan untuk didewakan. Karena teknologi bisa berubah menjadi virus ‘dunia’ yang menjangkit keimanan kita. Nah kita butuh banget metode-metode agar teknologi membuahkan manfaat bukan madharat, memproduksi pahala bukan dosa, so kebet aja langsung ulasan fakta n data berikut . Check this Out .. !!

Warning 1 : Internet Addict

Pada tau ga ?? David Greenfield seorang psikologi dari Negeri Paman Sam mengemukakan sekitar 6% dari para user internet terserang virus “amnesia” terhadap waktu. Saking asyiknya mereka berinternet ria sampai-sampai lupa sama waktu. Bermain tentu boleh, asal tau waktu. Sahabat Ali bin Abi Thalib pun juga pernah berkata : ‘Hiburlah hati kalian barang sebentar saja’. Mereka yang terkena jebakan internet addict ini mayoritas mendapat kepuasan yang tidak mereka dapatkan di dunia nyata. Mereka terkena jaring-jaring aktifitas negatif seperti judi atau sex online. Na’udzubillah min dzalik . So Hazardous !! (more…)

Bedah Alam di Langit Mesir (1)

Assalamu’alaikum kawan yang budiman … Kesempatan kali saya mau membahas negara yang baru saya singgahi untuk meraup ilmu, Mesir. Pesona mesir di mata orang awam sungguh menawan. Apalagi setelah menonton film AAC (Ayat-ayat Cinta) yang fenomenal dengan tokoh utama Fakhri pemuda tampan yang menjadi idaman para wanita ukheem. Serta film KCB (Ketika Cinta Bertasbih) yang menampilkan tokoh Azzam sang pembuat bakso cinta, dan bakso itu laku pas dijual di Indonesia. Secara global peradaban mesirbermula di sepanjang Sungai Nil sebagai pusat peradaban yang berkembang sejak zaman prasejarah. Dulunya  di lembah sungai tersebut hidup suatu bangsa yang mata pencahariannya bertani dan berternak.

peta-timtengSecara geografis, Mesir terletak di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Sinai di Asia. Mesir berada paling timur dari negara Afrika Utara lainnya dan paling dekat dengan Asia. Di sebelah utara Mesir adalah laut Tengah, di sebelah barat berbatasan dengan Libya, di selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah timur adalah laut Merah.

Dari segi makanan atau bahan pokok, semenjak dulu cenderung tidak berubah. Makanan sehari-hari mengandung roti atau gandum serta dilengkapi dengan sayur-sayuran berupa bawang merah, bawang putih serta acar. Sebut saja ‘isy makanan pokok orang2 Mesir. ‘Isy itu ibarat nasi bagi orang Indonesia. Apabila kita dalam sehari ga makan nasi layaknya kita belum makan sesuatu. Begitu juga bagi orang2 Mesir sendiri. Hidup mereka tergantung dengan‘isy.  Lauk pauk biasanya berupa daging sapi, ikan, ayam yang disajikan dengan cara direbus, digoreng atau dibakar. (more…)

KALAH berarti ‘Awal Kebangkitan’

IMG_20150302_164331

Tapi perjuangan kami belum pupus, walaupun pulang dengan hasil seri masih ada harapan pertandingan selanjutnya untuk meraup poin penuh. Hari pun silih berganti menunjukkan pergantian malam dan siang. Sungguh Allah menciptakan alam seisinya dengan segala rahasia yang terpendam. Hanya orang2 yang berilmu lah yang dapat mengetahui maksud dari penciptaan malam dan siang. Semua punggawa beranjak dari tempat duduk mereka, mempersiapkan atribut sepak bola. Sebagian menggerak-gerakkaan kepala,memutar-mutar badan, duduk termenung mengharap poin penuh, ada sebagian mengkonsumsi suplemen berupa pisang dan jeruk dan itu (pasti) saya :D. Udara pun bersahabat di pagi ini hingga tubuh kita merasa nyaman sembari menyongsong kemenangan perdana. Lawan kita yaitu KMB (Banten). Setelah melakukan warming-up (pemanasan) semua skuad berkumpul mendengarkan petuah dari pak manager. Sorotan tajam seluruh punggawa Walisongo menunjukkan tekad untuk meraup hasil maksimal. Doa bersama pun sudah menggema di arena pertandingan. Kepalan  tangan para punggawa sudah terpusat pada satu titik. Saling erat, saling padu, dengan tekad yang menggebu. WALISONGO !! YOO. Para pemain memasuki pos2 mereka. Kiper di dekat gawang dengan ditemani anak gawang yang jobnya ngambilin bola muntah hehe, gitu2 pekerjaan mulia. Siapa coba kalo ga ada yang mau ngambilin bola ?? Itulah tugas mulia mereka. Patut kita apresiasi.Dan kalo bisa nih FIFA membuat penghargaan bagi para anak gawang supaya mereka merasa diperhatikan. Ga cuma pemain aja yang pengen diperhatkan, anak gawang juga perlu hehe. Teng ,, tong …!! Eh salahh. Priiit !!! Peluit pertama tanda pertandingan baru saja dimulai. Seperti biasa kedua kubu saling memperebutkan si kulit bundar. Suara penonton tumpah ruah memadati isi stadion. Tanpa membutuhkan banyak waktu kami pun unggul lewat tendangan penalty setelah tangan lawan mencium si kulit bundar. Setelah itu momentum pun sudah bisa kami dapatkan. Dengan munguasai ball possession Walisongo FC merobek jala lawan dengan skor akhir 4-0. Alhamdulillah akhirnya kemengan sudah teraih. Puji syukur kehadirat Allah pun tak lupa kita sematkan dalam doa. Senyum ceria pun terlihat di  wajah para supporter dan skuad. (more…)

Makalah Ushul Fiqih : KHAS

Oleh : Aziz Nur Ikhsan

 

*Baca juga tentang KHAFÎ, MUSYKIL, MUJMAL DAN MUTASYÂBIH. Klik link di bawah 👇

https://repenttoallah.wordpress.com/2015/03/26/khafi-musykil-mujmal-dan-mutasyabih/

*Baca juga tentang Hukum Taklifi. Klik link di bawah 👇

https://repenttoallah.wordpress.com/2017/02/18/hukum-taklifi/

 

PENDAHULUAN

Ushul fikih merupakan ilmu yang sangat urgen dalam istinbâth hukum islam. Ada beberapa metode dalam istinbâth hukum dan kaidah-kaidahnya untuk memahami sumber pokok dasar islam yaitu al-Qur’an dan hadits. Salah satu metode istinbâth tersebut dapat ditilik dari segi bahasanya. Menurut ushulliyûn dari segi makna terbagi menjadi empat bagian. Bagian pertama tentang peletakan suatu lafal pada suatu makna. Bagian kedua tentang penggunaan lafal pada suatu makna. Bagian ketiga tentang dalâlah lafal terhadap suatu makna. Bagian keempat tentang tata cara dalâlah lafal pada suatu makna. Pada kesempatan kali ini pemakalah akanmenguraikan bab pada bagian yang pertama yaitu tentang peletakan suatu lafal pada suatu makna. Berdasarkan peletakan suatu lafal pada suatu makna terbagi menjadi dua yaitu ‘âm dan khas.

Oleh karena itu melalui makalah yang singkat ini akan dipaparkan pembahasan khâsh dalam istinbâth hukum Islam sebagai salah satu aspek ajaran Islam yang akan menjelaskan makna-makna lafal setiap hukum dalam suatu nash

KHÂSH

A. Definisi Khâsh

Abdul Karim Zaidan dalam kitabnya al-Wajîz fî Ushûl al-Fiqh menjelaskan bahwa khâsh (الخاص) secara etimologi bermakna munfarid (المنفرد) artinya meyendiri, terpisah. Dan secara terminologi berarti lafal yang dari segi bahasanya menunjukkan individu tertentu secara menyendiri.[1] Sebagian ulama mendefinisikan khâsh (الخاص) dengan beberapa pengertian. Wahbah Zuhaili dalam bukunya Ushûl al-Fiqh al-Islami memaparkan bahawasanya khâsh adalah lafal yang ditetapkan untuk menunjukkan makna perseorangan atau individu secara menyendiri.[2] Dalam hal ini khâsh mempunyai beberapa makna. Khâsh menunjukkan individu tertentu misalnya nama-nama orang, seperti Zaid, Burhan, dan Muhammad. Atau menunjukkan satu macam, seperti laki-laki, perempuan dan kerbau. Dan bisa juga menunjukkan jenis, seperti manusia. Dan khâsh juga berarti sesuatu yang menunjukkan satuan yang terbatas, seperti sembilan, seratus dan seribu. Definisi khâsh yang dijelaskan oleh Wahbah Zuhaili ini serupa dengan apa yang dikemukakan oleh Abdul Wahhab Khallaf dalam kitab ‘Ilmu Ushûl al-Fiqh.[3] Dalam kitab Qurrat al-‘Aini disebutkan bahwa khâsh adalah sesuatu yang tidak mencakup dua hal atau lebih tanpa ada batas, tetapi sesuatu yang mencakup satu hal secara terbatas.[4] (more…)

First kick : Awal Sebuah Sejarah dan Cita-cita

Assalamu’alaikum kawans, senang berjumpa lagi dengan pembaca yang budiman :D. Sudah tidak tahan dengan kelanjutan kisah beberapa waktu silam ? Sabar, Allah mencintai orang2 yang senantiasa bersabar. Sesuai janji saya, saya akan mengutarakan  ‘perjuangan’ sy dalam mengikuti turnamen ini. Bagi pembaca yang masih kebingungan, dapat membuka lagi lembaran2 kronologi yang sudah sy utarakan  beberapa hari yang lalu. Yaaps, menjadi pemain sepak bola itu ibaratnya seperti belajar konseling. Harus bisa memahami karakter kawan ataupun lawan hehe. Misal kalau kita sebagai striker (penyerang) face to face sama kiper lawan sedangkan dia ahli dalam bola atas dan lemah dengan bola2 bawah , tentu kita tidak mungkin menceploskan si kulit bundar pada bagian mistar atas. Yang kita cari kelemahan dia yaitu dengan menjebol gawang lewat tendangan bagian mistar bawah. Itulah maksud dari memahami karakter.

=========================================================

IMG_20150302_164331

This was one of my best moment in this year when i joined as a player in Walisongo FC. Thank all :). Next year we’ll get our trophy back 🙂

=========================================================

Back to the story. Sepak bola = perjuangan. Yap, latihan fisik dengan berlari2 lapangan pun sy ikuti *meski di hati sy mengeluh kok ga selesai2 larinya hha .. capeknya* sampe balapan lari sampe gendong-gendong orang  *udah seperti hukuman siswa yang telat sekolah plus ga ngerjain pe er. Akhirnya tiba saatnya pertandingan uji coba melawan tim dari Padang yang notabenenya menjadi jawara pada ajang Sumatera Cup (saudaranya Jawa Cup :D). Dengan mental yang sudah dipersiapakan dengan matang sy pun menunggu di bangku cadangan. Maklum tradisi di tim Walisongo, bagi pemain yang baru menjalani debut di tahun pertama akan mendapatkan jam terbang lebih sedikit dibanding pemain yang lebih senior (pemain yang masuk lebih dulu dibanding pemain yang baru masuk). Di tim Walisongo ini pun sy belajar kesabaran, kesabaran dalam menunggu waktu. Dan tentunya bukan saya saja yang mengalami hal ini. Pengalaman yang serupa juga dialami pemain yang lebih senior so … ga usah sedih apalagi menangis *ga nangis cuma di situ kadang saya merasa sedih. Never mind !!! Toh pada saatnya kita akan bermain. (more…)